"Masalah Kewarganegaraan" Masalah Yang Muncul Dari Kewarganegaraan Yang Ada Di Indonesia Menurut Para Ahli

  Di dalam sebuah negara pasti punya masalah masalah tersendiri. Entah itu masalah internal maupun eksternal. status kewarganegaraan saja bisa menimbulkan masalah bagi warga negara nya. contohnya masalah orang yang tidak memiliki kewarganegaraan (Opatride) atau bisa juga orang yang mempunyai kewarganegaraan ganda (bipatride) semua itu akan saya jelaskan pada pertemuan artikel kali ini.

Masalah kewarganegaraan

  Asas kewarganegaraan adalah asas Ius Sanguinis. Iya itu asas yang bisa digunakan setiap negara. tergantung kebijakan negara tersebut cara menggunakannya. tidak ada hukum tertentu yang mengatur penggunaan dalam setiap bernegara.

  Oleh sebab itu dalam penetapan yang berbeda-beda untuk setiap negara dalam menggunakan asas tersebut bisa menimbulkan berbagai macam masalah antara lain yaitu, seseorang dapat membuat apatride (tidak memiliki kewarganegaraan) dan bipatride (memiliki kewarganegaraan ganda)

  Dalam hal tersebut bisa menimbulkan beberapa masalah mengenai kewarganegaraan yang ada di Indonesia khususnya bagi warga negara Indonesia yang sah namun mempunyai keturunan Cina. di negara Cina dalam peraturan kewarganegaraan menggunakan asas Ius Sanguinis, namun di negara Indonesia menggunakan asas Ius Soli.

  Dalam hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah dalam kewarganegaraan yaitu adanya kewarganegaraan ganda pada keturunan Cina yang bertempat tinggal di negara Indonesia.

  Dengan adanya permasalahan mengenai kewarganegaraan ganda yang mempunyai oleh keturunan Cina yang tinggal di wilayah Indonesia. di mana pada saat ini jumlah keturunan Cina yang menetap di Indonesia adalah kurang lebih 2 juta jiwa. dalam hal ini bisa menimbulkan kesulitan bagi negara Indonesia dan Cina untuk mengatasinya, namun untuk keduanya negara ini sepakat untuk segera menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

  Adanya Sikap saling menghormati antara negara sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut, dan harus adanya kesadaran jiwa bahwa masing-masing negara mempunyai posisi dan kedudukan yang sama. saling memberi memanfaatkan dan tidak ikut campur tangan mengenai politik yang ada di negara masing-masing. hal ini merupakan prinsip yang harus dijaga serta ditegakkan sebagai landasan dalam menyelesaikan masalah.

  Jika hal tersebut tidak dilaksanakan oleh masing-masing negara maka akan menimbulkan berbagai macam persoalan khususnya masing-masing negara yang bertempat tinggal tersebut. mungkin akan sampai perang antara negara, hal ini yang tidak diinginkan oleh setiap setiap negara.

  Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, pada tanggal 22 April 1955 diselenggarakan kesepakatan antara dua negara yang diwakili oleh masing-masing menteri dalam negeri dan luar negeri.

  Sunar yang merupakan Wakil dari Indonesia dan juga mewakili dari Cina adalah Chau En Lai, yang pada akhirnya bersepakat antara dua negara mengenai kewarganegaraan ganda tersebut mempunyai kesepakatan di negara Indonesia kesepakatan tersebut tertuang dalam undang-undang nomor 2 tahun 1958. yang berisikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Setiap manusia yang memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Cina dan Indonesia harus mempunyai dari salah satunya. yaitu melepaskan status kewarganegaraan Cina kemudian menjadi warga negara Indonesia. ataupun sebaliknya melepaskan status kewarganegaraan Indonesia yang telah diberikan dan tetap menjadi warga negara Cina.
  2. Harus mempunyai kewarganegaraan itu hanya untuk warga negara yang sudah dewasa saja (18 tahun atau pernah menikah) jadi anak kecil tidak memiliki kewajiban untuk memilih kewarganegaraan.
  3. Pemilihan dalam kewarganegaraan tersebut bisa dilakukan dengan cara membuat pernyataan kepada petugas petugas yang bertanggung jawab kewarganegaraan yang akan dipilih nya, entah itu secara tertulis ataupun secara lisan yang dilengkapi juga surat surat keterangan tentang identitas diri serta keluarganya.
  4. Anak-anak yang belum dewasa atau masih berumur 18 tahun ke bawah. menentukan pilihannya pada waktu 1 tahun setelah anak tersebut dewasa.

  Bagi yang mempunyai kewarganegaraan ganda yang tidak menentukan pilihannya Pada kurun waktu setelah 2 tahun maka secara otomatis akan berlaku ketentuan ketentuan sebagai berikut:
  1. Seseorang yang mempunyai Dwi kewarganegaraan dinyatakan Sudah menentukan untuk menjadi warga negara Cina jika Ayahnya adalah keturunan orang Cina.
  2. Seseorang yang mempunyai Dwi kewarganegaraan dinyatakan Sudah menentukan untuk menjadi warga negara Indonesia jika Ayahnya adalah keturunan Indonesia.

  Nah itulah sekelumit penjelasan tentang "Masalah Kewarganegaraan" Masalah Yang Muncul Dari Kewarganegaraan Yang Ada Di Indonesia Menurut Para Ahli Pada kesempatan kali ini. semoga Anda bisa memahami tentang penjelasan di atas sampai jumpa pada artikel berikutnya.

0 Response to ""Masalah Kewarganegaraan" Masalah Yang Muncul Dari Kewarganegaraan Yang Ada Di Indonesia Menurut Para Ahli"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel