Perkembangan Ilmu Hadis Pada Periode Pertama Dan Kedua Menurut Sejarah Kebudayaan Islam


Perkembangan ilmu Hadis pada periode pertama.

  Pada periode ini, Nabi Muhammad saw hidup di tengah-tengah masyarakat Islam, baik pada waktu di Mekkah maupun setelah hijrah ke Madinah. seperti anggota masyarakat lainnya, Nabi Muhammad saw Bun bergaul dengan orang lain, di rumah, di masjid, pasar atau di jalan. kemudahan untuk melihat dan berjumpa dengan Nabi Muhammad saw membuat semua ucapan, perbuatan, serta sikapnya dengan mudah menjadi pusat perhatian sedang pengamatan para sahabat. semua unsur dari sosok Nabi Muhammad saw mereka jadikan sebagai teladan kehidupan pada masa itu.

  Nabi Muhammad saw memerintahkan untuk menulis Wahyu yang turun, tetapi melarang menulis Hadits. hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kerancuan antara Alquran dan hadis. akan tetapi dengan berbagai alasan, sebagian sahabat berinisiatif menulisnya di samping wahyu Alquran. diantara sahabat itu ada Anas bin Malik.

Periode ini menunjukkan beberapa ciri diantaranya sebagai berikut.
a. Keaktifan para sahabat dalam menerima hadis
b. Hadis diterima dan disampaikan dengan mengandalkan kekuatan hafalan.

Perkembangan ilmu Hadis pada periode kedua.

  Periode ini meliputi masa pemerintahan Abu Bakar As Siddiq, Umar Bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali Bin Abi Thalib. pada waktu itu, persoalan yang paling menyita perhatian para sahabat adalah persoalan ketatanegaraan dan kepemimpinan umat.

  Situasi Pada masa itu membuat kaum muslimin terpecah dan menimbulkan berbagai macam fitnah. gadis pun tidak lepas dari tanpa situasi tersebut. oleh karena itu, khalifah pada masa Khulafaur Rasyidin memberi aturan yang ketat dan tegas dalam hal periwayatan hadis. hadits Abu Bakar As Siddiq dan Umar Bin Khattab menyerukan agar umat Islam berhati-hati dalam meriwayatkan hadis serta meneliti dengan cermat riwayat hadits yang mereka terima.

  Periwayatan hadis pada masa Umar bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib meneruskan ciri dari dua Halifah sebelumnya. akan tetapi, keadaan masyarakat pada waktu itu sudah berbeda dengan waktu sebelumnya. banyak sahabat yang ber dan cara ke daerah yang baru. pada masa Umar Bin Khattab aturan periwayatan hadis dapat dilakukan secara tegas, sedangkan pada zaman Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib peraturan itu tidak lagi dapat dilaksanakan dengan tegas.

Baca Juga: Perkembangan ilmu Hadis pada periode ketiga dan keempat

  Itulah sekelumit kisah tentang perkembangan ilmu Hadis pada periode pertama dan periode kedua Semoga dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang agama Islam pada masa pemerintahan Bani Umayyah.

0 Response to "Perkembangan Ilmu Hadis Pada Periode Pertama Dan Kedua Menurut Sejarah Kebudayaan Islam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel