MENGENAL BUDIDAYA HIDROPONIK

  Budidaya tanaman dengan sistem hidroponik belakangan ini marak dikalangan masyarakat. Kata Hidroponik berasal dari bahasa Yunani yang jika dijabarkan mempunyai arti yaitu cara atau sistem budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah sebagai tempat bertumbuh. Hal ini sangat


  Diminati oleh masyarakat perkotaan dimana lahan pertanian di perkotaan yang mulai sempit dan terbatas. Sistem hidroponik kini mulai dilirik banyak orang sebagai peluang bisnis karena hanya dengan memanfaatkan halaman rumah yang sempit namun dapat memperoleh keuntungan yang besar. Selain itu sayuran hidroponik merupakan sayuran sehat yang bebas dari senyawa kimia berbahaya sehingga permintaan akan sayuran hidroponik yang kian hari kian meningkat, dan harganya pun relatif lebih mahal dibandingkan dengan sayuran yang ditanam dengan cara konvenional. Berikut akan dijabarkan hal-hal penting tentang sistem hidroponik yang sangat berguna bagi para pemula yang akan menjalankan bisnis ini.

Media Tanam

  Seperti definisi hidroponik yaitu pertanian tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam, berikut macam-macam media yang dapat digunakan sebagai media tanam sistem hidroponik.

a. Rockwool merupakan media tanam anorganik yang bentuknya menyerupai busa yang ringan, dan memiliki serabut-serabut. Rockwool terbuat dari batuan basalt yang dipanaskan dengan suhu sangat tinggi hingga meleleh, kemudian mencair hingga terbentuklah serat-serat halus.

b. Cocopeat merupakan media tanam yang ramah lingkungan karena berasal dari bahan organik yaitu berasal serbuk sabut kelapa. Cocopeat dalam pengaplikasiannya biasa dicampur dengan sekam bakar.

c. Hydroton merupakan media tanam berbentuk bulatan kecil berukuran ± 1,5cm yang berasal dari lempung yang sudah dipanaskan. Setelah panen hydroton ini bisa dicuci dan dibersihkan dari kotoran dan lumut yang menempel selanjutnya bisa digunakan kembali untuk penanaman berikutnya.

d. Sekam bakar merupakan salah satu media tanam yang sangat ekonomis dan mudah ditemukan. Oleh karena itu media ini pun menjadi media yang paling sering dan umum dipakai, bahkan tidak hanya untuk budidaya hidroponik saja tetapi juga untuk budidaya-budidaya tanaman dalam pot. Sekam bakar juga sering dicampur dengan media yang lainnya seperti cocopeat.

e. Perlite merupakan media tanam yang dibuat dari batuan silika yang dipanaskan pada suhu tinggi. Perlite memiliki berat yang ringan seperti styrofoam dan berdaya serap tinggi.

f. Vermiculite merupakan media tanam yang memiliki sifat yang hampir sama dengan perlite, vermiculite terbuat dari batuan yang dipanaskan pada suhu tinggi. Tetapi verculite memiliki daya serap air lebih tinggi dan bobot lebih berat dari perlite. Dalam pengaplikasiannya vermiculite dapat dicampur dengan perlite.

g. Pasir merupakan media tanam yang juga mudah ditemukan. Media pasir dapat digunakan untuk pembenihan tanaman pantai dan pegunungan.

h. Kerikil


0 Response to "MENGENAL BUDIDAYA HIDROPONIK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel